Doa Qunut Subuh Versi NU Lengkap Arab
Doa Qunut Subuh Versi NU (Nahdlatul Ulama) Lengkap Arab, Translasi & Terjemah
Dasar Amalan Qunut dalam Tradisi NU
Warga Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti mazhab Syafi’i yang mensunnahkan membaca doa qunut pada rakaat kedua sholat Subuh setelah i’tidal. Qunut dibaca sepanjang tahun, bukan hanya saat musibah.
Doa Qunut Subuh Berjamaah Versi NU (Lengkap)
Teks Arab
اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، نَسْتَغْفِرُكَ وَنَتُوبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Transliterasi Latin
Allahummahdinaa fiiman hadait, wa ‘aafinaa fiiman ‘aafait, wa tawallanaa fiiman tawallait, wa baarik lanaa fiimaa a’thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhi wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait, falakal hamdu ‘alaa maa qadhait, nastaghfiruka wa natuubu ilaik, wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Terjemahan Bahasa Indonesia
Ya Allah, berilah kami petunjuk bersama mereka yang telah Engkau beri petunjuk, berilah kami kesehatan bersama mereka yang telah Engkau beri kesehatan, peliharalah kami bersama mereka yang telah Engkau pelihara. Berkahilah kami pada apa yang telah Engkau berikan, lindungilah kami dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau lindungi, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Maka bagi-Mu segala puji atas apa yang telah Engkau tetapkan. Kami memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, nabi yang ummi, beserta keluarga dan para sahabatnya, serta salam.
Bagian Qunut yang Dikeraskan
Penjelasan Umum
Dalam praktik mazhab Syafi’i, imam biasanya mengeraskan bagian doa (permohonan) agar makmum dapat mengucapkan “Aamiin”. Sedangkan bagian pujian (khabar) lebih sering dibaca pelan (sirr).
Bagian Doa (Biasanya Dikeraskan)
اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ،
Pada bagian ini makmum mengucapkan Aamiin.
Bagian Pujian (Sering Tidak Dikeraskan / Dibaca Pelan)
فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ،
Pada bagian ini makmum dianjurkan membaca pelan mengikuti imam, meskipun imam tidak mengeraskannya.
Bagian Istighfar & Shalawat (Sering Dibaca Pelan)
نَسْتَغْفِرُكَ وَنَتُوبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Kesimpulan Praktis
- Bagian doa permohonan → biasanya dikeraskan.
- Bagian pujian & istighfar → sering dibaca pelan (sirr).
- Jika tidak terdengar → makmum membaca sendiri secara pelan.
Doa Qunut Subuh Sendirian Versi NU
Jika sholat sendirian, kata ganti dapat diubah menjadi bentuk tunggal:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Waktu Membaca Qunut
Posisi dalam Sholat
Dibaca pada rakaat kedua sholat Subuh setelah bangkit dari rukuk (i’tidal) sebelum sujud, dengan mengangkat kedua tangan.
Jawaban Makmum
Makmum membaca “Aamiin” pada setiap doa yang dibaca imam.
Penutup
Inilah bacaan Doa Qunut Subuh versi NU sesuai praktik mazhab Syafi’i yang diamalkan secara turun-temurun oleh warga Nahdlatul Ulama.

Comments
Post a Comment